Dedikasi Tanpa Batas, Nurmadinah Waris Raih Penghargaan Tenaga Pendidikan Berprestasi Polman

Polewali Mandar– sandeqnews.id— Dedikasi dan inovasi di dunia pendidikan kembali mendapat pengakuan. Nurmadinah Waris, guru berprestasi yang akrab disapa Miss Dina, menerima Penghargaan Tenaga Pendidikan Berprestasi dari Bupati Kabupaten Polewali Mandar pada 27 Desember 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni resmi di Sport Centre Polewali sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Polewali Mandar ke-66. Pada kesempatan yang sama, pemerintah daerah juga memberikan apresiasi kepada sejumlah tokoh dan kelompok masyarakat atas kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

Penghargaan yang diterima Nurmadinah Waris dinilai memiliki dasar kuat, seiring rentetan prestasi gemilang yang diraihnya sepanjang tahun 2025, baik di tingkat daerah, provinsi, nasional, hingga internasional.

Sepanjang tahun ini, Nurmadinah Waris tercatat sebagai penerima beasiswa TESOL International Association melalui kerja sama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia dengan Amerika Serikat. Ia juga meraih Juara 1 Kompetisi Video Literasi Tingkat Provinsi Sulawesi Barat dan diundang sebagai finalis terbaik pada Festival Literasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia di Jakarta, November 2025.

Prestasi lainnya, Nurmadinah Waris meraih Juara 1 Apresiasi GTK Kategori Guru SMP Transformatif tingkat Provinsi Sulawesi Barat dan melaju hingga tingkat nasional sebagai perwakilan Sulawesi Barat pada puncak peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Jakarta.

Ia juga terpilih sebagai salah satu dari 50 Guru Inovator Literasi Nasional versi Forum Indonesia Menulis. Di bidang akademik, artikelnya dinobatkan sebagai Artikel UKBI Terbaik oleh Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan, serta menghasilkan karya ilmiah berupa jurnal internasional bertema “ICT in EFL” yang diterbitkan oleh Cape Forum.

Sebagai pendidik, Nurmadinah Waris telah mengabdikan diri selama puluhan tahun di dunia pendidikan. Pengalaman profesionalnya selama satu dekade di sekolah internasional di Makassar membentuk wawasan global dan praktik pembelajaran inovatif, sebelum akhirnya kembali ke kampung halaman dan mengabdi di SMP Negeri 4 Polewali.

Sebagai guru transformatif, perannya tidak berhenti di ruang kelas. Ia membangun ekosistem pembelajaran berkelanjutan melalui berbagai inisiatif, seperti KOALISI (Komunitas Aktif Literasi), KOMPAS PORTAL, English Club, serta komunitas TULIS (Tim Penulis Spenfour). Menanggapi penghargaan tersebut, ia menyatakan bahwa apresiasi ini menjadi penguat komitmen untuk terus berpihak pada murid dan memajukan pendidikan Polewali Mandar.

Share this content:

Post Comment