Dari 15,66 ke 14,02 Persen: Polewali Mandar Sukses Tekan Kemiskinan, Inovasi Pemerintah Jadi Kunci
Polewali Mandar- sandeqnews.id—Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mencatat prestasi gemilang dalam pengentasan kemiskinan pada 2025. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan turun dari 15,66 persen pada 2024 menjadi 14,02 persen pada 2025, penurunan sebesar 1,64 poin yang menjadi bukti nyata peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Andi Himawan Jasin, Koordinator Data Polman sekaligus Kepala Balitbangren, menyatakan bahwa penurunan ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah kabupaten. Keberhasilan Polman juga terlihat kontras dibanding kabupaten lain di Sulawesi Barat, seperti Majene (0,80 poin), Mamasa (0,54 poin), Mamuju Tengah (0,50 poin), Pasangkayu (0,25 poin), dan Mamuju (0,16 poin).
Keberhasilan ini tidak lepas dari inovasi dan program pemerintah daerah yang tepat sasaran. Aco Musaddad HM, Wali Data Polman sekaligus Kepala Dinas Kominfo SP, menekankan, “Inovasi menjadi kunci untuk menjawab tantangan kemiskinan dengan cara lebih efektif.” Pemerintah kabupaten bahkan meraih predikat INOVATIF dengan skor indeks 43,67 dalam ajang Innovative Government Award 2025.
Tercatat ada 35 inovasi dari 13 OPD, satu puskesmas, satu desa, dan satu sekolah dasar. Program yang berdampak langsung pada penurunan kemiskinan antara lain GEMILANG CARE di Puskesmas Pekkabata untuk penyakit tidak menular, PASBEL PAGI di Desa Tandasura untuk memastikan ikan bebas formalin, dan POLMAN MELAJU di Dinas Lingkungan Hidup untuk pengelolaan sampah produktif.
Inovasi di bidang pendidikan dan kesehatan juga memberi kontribusi signifikan, seperti SI-ARP (Sistem Informasi Administrasi Report Pendidikan) dan program penanganan stunting melalui PENTING BERSAMA LINSEK. Program-program ini meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang berdampak pada penurunan angka kemiskinan secara berkelanjutan.
Pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk menjaga momentum ini dengan memelihara daya beli masyarakat dan memperluas lapangan kerja. Dengan inovasi yang terus berkembang dan partisipasi warga yang aktif, Polewali Mandar diharapkan menjadi contoh kabupaten mandiri dan sejahtera di Sulawesi Barat.
Share this content:



Post Comment