UPTD SPOBNAS Sulbar Perkuat Pembinaan Atlet Jarak Jauh Melalui Pembentukan Tim Efektif
Mamuju — sandeqnews.id — UPTD Sentra Pembinaan Olahragawan Berbakat Nasional (SPOBNAS) Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sulawesi Barat menggelar rapat internal pada Selasa, 8 September 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menyusun dan memperkuat sistem pembinaan atlet di lingkungan UPTD SPOBNAS Sulbar agar berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Rapat dipimpin langsung Kepala UPTD SPOBNAS Sulbar, Fadliyah, dan diikuti seluruh pejabat fungsional serta staf di lingkungan kerjanya.
Dalam rapat tersebut, jajaran UPTD SPOBNAS membahas sejumlah langkah strategis, termasuk penguatan koordinasi serta pembentukan pola kerja yang mampu mendukung peningkatan prestasi atlet secara berkelanjutan. Salah satu keputusan utama yang diambil adalah pembentukan tim efektif khusus untuk pembinaan atlet cabang olahraga jarak jauh. Tim ini nantinya akan bekerja secara terfokus dan sistematis — mulai dari identifikasi potensi atlet, penyusunan program latihan yang disesuaikan kemampuan, pemantauan perkembangan berkala, evaluasi capaian, hingga pendampingan atlet dalam menghadapi berbagai ajang kompetisi.
Pembentukan tim efektif ini diharapkan menciptakan pembagian tugas dan tanggung jawab yang lebih jelas di antara seluruh unsur yang terlibat dalam pembinaan — pengelola, pejabat fungsional, pelatih, hingga unsur pendukung lainnya. Dengan koordinasi yang lebih baik dan terstruktur, proses pembinaan dapat berjalan secara konsisten, benar-benar berbasis kebutuhan serta perkembangan masing-masing atlet. Hal ini sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka yang menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas utama pembangunan daerah.
Kepala Dispoparekraf Sulawesi Barat, Bau Akram Dai, menegaskan bahwa pembinaan atlet membutuhkan perencanaan yang matang serta konsistensi dalam pelaksanaannya. “Kita ingin pembinaan atlet dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan. Setiap potensi atlet harus dipetakan dan dikembangkan dengan program yang jelas, sehingga proses pembinaan tidak hanya berorientasi pada keikutsertaan dalam kompetisi, tetapi benar-benar diarahkan untuk melahirkan atlet yang mampu berprestasi,” ujarnya. Pembinaan olahraga juga dipandang bukan sekadar meraih prestasi, melainkan sarana membentuk generasi muda yang berdisiplin, berkarakter, berdaya juang, serta berdaya saing tinggi.
Menurut Bau Akram Dai, keberadaan tim efektif ini juga menjadi langkah penting memastikan seluruh program pembinaan dapat berjalan secara terukur dan dapat dipertanggungjawabkan. Evaluasi secara berkala akan dilakukan untuk melihat perkembangan kemampuan atlet sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang perlu diperkuat — baik dari sisi materi latihan, pendampingan, maupun dukungan sarana prasarana lainnya. Seluruh upaya ini merupakan wujud komitmen Dispoparekraf Sulbar dalam membangun sistem pembinaan olahraga yang kokoh dan berkelanjutan.
Melalui langkah-langkah yang disusun secara matang ini, diharapkan lahir atlet-atlet andalan Sulawesi Barat yang tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional. Pembinaan olahraga yang terarah, terukur, dan berkelanjutan ini pun menjadi salah satu wujud nyata upaya mewujudkan visi pembangunan daerah Sulawesi Barat yang Maju dan Sejahtera melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Share this content:




Post Comment