Jaga Keberlanjutan Internet Gratis, KominfoSS Sulbar Berbagi Peran dengan Pemerintah Desa
Mamuju – sandeqnews.id– Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (KominfoSS) Provinsi Sulbar terus bergerak cepat tuntaskan wilayah blankspot atau keterisolasian jaringan internet. Menindaklanjuti arahan Penjabat Gubernur Suhardi Duka, Pemprov merancang kolaborasi dengan pemerintah pusat hingga desa menghadirkan layanan wifi gratis di tengah keterbatasan anggaran. Langkah ini dipaparkan Kepala Dinas Kominfopers Sulbar sebagai narasumber Podcast Tribun Sulbar, Kamis (16/7/2026).
Program kini disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Jika sebelumnya mengandalkan stimulus bantuan, sasaran kini diperluas ke fasilitas vital: sekolah, pusat kesehatan, hingga kantor desa. Pemprov menyediakan perangkat satelit, perlengkapan penunjang, serta membiayai langganan bulanan pada tahap awal.
Agar berkelanjutan di tengah efisiensi anggaran, selanjutnya biaya operasional bulanan akan menjadi tanggung jawab pemerintah desa. “Ini perlu pertimbangan matang desa, karena berdampak langsung bagi pelaku usaha dan UMKM setempat,” harap Kadis Kominfopers Sulbar.
Selain keterbatasan biaya, tantangan utama adalah kondisi geografis sulit dan kendala pembebasan lahan menara penyedia layanan meski sudah kerja sama dengan Bakti Komdigi. Pemprov sangat mengharapkan dukungan pemerintah pusat percepat pembangunan infrastruktur di wilayah sulit.
Solusi taktis ditempuh lewat kerja sama dengan penyedia layanan lokal yang diintegrasikan bersama BUMDes, sehingga desa yang kesulitan sinyal segera terjangkau. Selain itu, ditunggu juga perkembangan program “internet rakyat” berbasis teknologi sinyal radio tanpa kabel, cocok untuk wilayah medan sulit dengan jumlah pengguna terbatas.
Model ini diharapkan menjadi solusi tepat bagi wilayah blankspot, mempercepat pemerataan akses digital demi mendongkrak kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat.
Share this content:




Post Comment