Perkuat Garatta TBC, DKPPKB Sulbar Gelar Pelatihan Bagi Tenaga Kesehatan Puskesmas
Mamuju – sandeqnews.id– Percepat eliminasi Tuberkulosis (TBC), DKPPKB Sulbar bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Makassar selenggarakan pelatihan TBC bagi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Puskesmas. Kegiatan berlangsung 12–24 Juli 2026 pakai metode gabungan daring dan tatap muka, sebagai upaya perkuat kapasitas layanan di tingkat primer.
Peserta tenaga kesehatan dari seluruh Puskesmas di Sulawesi Barat dibekali materi deteksi dini, tata laksana kasus, investigasi kontak, terapi pencegahan, pengendalian infeksi, hingga kolaborasi lintas sektor sesuai standar nasional.
Kepala DKPPKB Sulbar dr. Nursyamsi Rahim menegaskan keberhasilan eliminasi TBC butuh komitmen bersama, bukan hanya sektor kesehatan. “Perlu sinergi pemerintah, mitra, swasta, dan masyarakat mulai dari pencegahan hingga pengobatan,” ujarnya sejalan Perpres No.67 Tahun 2021.
Pemprov Sulbar terus dorong inovasi Garatta TBC atau Gerakan Terpadu Tuntaskan Tuberkulosis. Pendekatan ini libatkan seluruh elemen masyarakat temukan kasus lebih cepat, tingkatkan kepatuhan pengobatan, dan kurangi stigma penderita.
Langkah ini juga selaras Panca Daya ketiga Gubernur Suhardi Duka bangun SDM unggul. dr. Nursyamsi menyebut peningkatan kompetensi tenaga kesehatan investasi penting berikan pelayanan berkualitas dan aman bagi masyarakat.
Pelatihan diharapkan diterapkan di wilayah kerja masing-masing, agar layanan TBC makin optimal, Garatta TBC berjalan kuat, dan target eliminasi TBC tahun 2030 dapat tercapai.
Share this content:




Post Comment