DKP Sulbar Apresiasi Program MOTS, Siap Gelar Sosialisasi Terpadu Sektor Perikanan
Mamuju–sandeqnews.id– Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulbar Safaruddin, S.DM., didampingi Kepala Bidang Perikanan Tangkap, menghadiri Rapat Monitoring dan Evaluasi Program Maritime On The Spot (MOTS) Semester I Tahun 2026 di Kantor Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Mamuju, Kamis 9 Juli 2026. Kegiatan ini diselenggarakan untuk menilai capaian serta dampak loket pelayanan MOTS terhadap tata kelola frekuensi radio maritim dan perikanan di wilayah Sulbar.
Rapat yang dipimpin Ariski Kosasih selaku Analis SDM SFR Level 1 ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan, antara lain Kepala SATWAS PSDKP Wilker Mamuju, Kepala Syahbandar Perikanan PP Kasiwa, perwakilan tokoh nelayan, dan pihak terkait lainnya. Pelaksanaannya sejalan kebijakan Pemprov Sulbar di bawah Gubernur Suhardi Duka untuk memperkuat sektor kelautan melalui sinergi lintas lembaga.
Dalam pemaparannya, Ariski Kosasih menyampaikan data capaian program MOTS, yang bertujuan meningkatkan kesadaran serta kepatuhan nelayan dan pelaku usaha menggunakan perangkat serta frekuensi radio yang benar dan aman. “Hal ini sangat krusial, baik demi menjaga keselamatan pelayaran maupun untuk mendukung peningkatan produktivitas ekonomi sektor perikanan,” ujarnya.
Capaian positif mulai terlihat nyata, di antaranya menurunnya gangguan komunikasi radio penerbangan akibat frekuensi ilegal atau perangkat tidak standar, serta meningkatnya pemahaman nelayan terkait zonasi frekuensi radio yang aman.
Menyikapi hal tersebut, Safaruddin memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja program MOTS. Pihaknya kini menyiapkan skema sosialisasi terpadu yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, agar edukasi dapat menjangkau nelayan, pembudidaya, hingga pelaku pemasaran hasil perikanan secara lebih luas.
“Kami rancang kegiatan sosialisasi yang efisien, sehingga dalam satu kali pelaksanaan seluruh aturan dan program dapat tersampaikan menyeluruh. Sinergi ini diharapkan membuat penggunaan frekuensi radio di perairan Sulbar semakin tertib, serta menjamin keselamatan nelayan saat bekerja,” tegas Safaruddin.
Share this content:




Post Comment