Di Tengah Efisiensi, MTQ XI Sulbar Tetap Hadirkan Semangat Syiar Al-Qur’anl

Mamuju – sandeqnews.id– Musabaqah Tilawatil Qur’an XI resmi dibuka Minggu malam, 28 Juni di Masjid Raya Suada. Sekretaris Daerah Junda Maulana memimpin upacara pembukaan. Di tengah kondisi keuangan yang harus diatur hemat sesuai arahan Gubernur Suhardi Duka, panitia memangkas hal pendukung yang tidak mendesak, namun menjaga inti acara tetap berjalan meriah dan bermakna.

“Kita kurangi yang tidak urgen, tapi fokus sepenuhnya pada substansi. Alhamdulillah pembukaan tetap berjalan indah,” ujar Junda. Ajang ini jadi sarana utama menaikkan tingkat literasi Al-Qur’an yang saat ini baru mencapai 66 persen dan masih tergolong rendah secara nasional. Langkah ini masuk dalam prioritas Panca Daya: membangun manusia yang berilmu dan berkarakter kuat.

Ia berpesan peserta tunjukkan kemampuan terbaik, sedangkan dewan hakim dan panitera wajib teguh pada keadilan agar terpilih wakil yang paling layak maju ke tingkat nasional. Dukungan kuat datang dari Wakil Ketua I DPRD, Sitti Suraidah Suhardi.Ia sangat mengapresiasi keputusan pemerintah: di masa efisiensi, pembangunan jiwa dan rohani tidak dikorbankan demi sekadar hal fisik.

Kepala Biro Pemkesra, Murdanil, menjelaskan ada perubahan rencana besar. Awalnya MTQ direncanakan digelar di Mamasa. Namun karena kebijakan penyesuaian dana transfer pusat, kabupaten tersebut belum sanggup menanggung beban penyelenggaraan. Pemprov pun mengambil alih dan memusatkan seluruh rangkaian kegiatan di Mamuju agar tradisi dua tahunan ini tidak putus.

Anggaran yang tersedia dipakai sangat cermat dan terarah: untuk pembayaran hakim, panitera, hadiah pemenang, serta kebutuhan inti upacara pembuka dan penutup. Ajang berlangsung selama lima hari hingga 2 Juli, diikuti 116 peserta dari enam kabupaten yang bertanding di 11 cabang perlombaan yang tersebar di tiga lokasi utama.

Panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp220 juta, dengan rincian Juara I Rp5 juta, Juara II Rp3 juta, dan Juara III Rp1 juta setiap kategori. Harapan besarnya: lewat MTQ ini, kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an makin tumbuh kuat, sekaligus lahir tim kafilah tangguh yang siap mengharumkan nama Sulawesi Barat di panggung nasional nanti.

Share this content:

Post Comment