Perkuat Garda Terdepan: 50 Perawat Sulbar Dilatih BTCLS, Siap Tangani Gawat Darurat & Bencana
Makassar – sandeqnews.id– DKPPKB Sulbar gelar Pelatihan Dasar Penanganan Trauma dan Jantung (BTCLS) Sabtu 27 Juni. Sebanyak 50 perawat dari rumah sakit dan puskesmas se-daerah dibagi dua angkatan masing-masing 25 orang. Langkah ini selaras arahan Gubernur Suhardi Duka mencetak tenaga kesehatan andal demi mewujudkan Sulbar yang maju dan sejahtera.
Kepala Dinas, dr. Nursyamsi Rahim, menekankan peningkatan kemampuan ini investasi besar. “Perawat adalah yang pertama bertindak. Keahlian harus selalu diperbarui supaya pertolongan cepat, tepat, profesional, dan nyawa pasien lebih banyak terselamatkan,” tegasnya.
Ia tambahkan, posisi wilayah yang berpotensi rawan bencana membuat persiapan tidak boleh ditunda. BTCLS bukan sekadar keterampilan klinis, tapi membangun kesiapan siaga di setiap titik pelayanan: mulai puskesmas, rumah sakit, hingga pusat layanan darurat 119.
Kerja sama dijalin dengan Brigade Siaga Bencana Kawasan Timur Indonesia. Kepala Bidang Pelayanan, dr. Darmawiyah, menjelaskan materi lengkap disampaikan instruktur ahli: mulai sistem penanganan terpadu, manajemen bencana, penanganan cedera, gangguan jantung, kasus khusus anak hingga ibu bersalin.
Peserta juga berlatih langsung di stasiun keterampilan: mulai cara menjaga saluran napas, resusitasi jantung paru, penentuan prioritas pasien, hingga teknik evakuasi yang aman dan benar. Teori dan praktik disatukan agar tertanam kuat dan siap dipakai kapan saja dibutuhkan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk tim perawat yang tanggap dan terlatih merata di seluruh Sulawesi. Mutu pelayanan kegawatdaruratan makin terjamin, risiko kesalahan berkurang, dan keselamatan pasien menjadi prioritas utama yang terjaga di setiap fasilitas kesehatan.
Share this content:




Post Comment