DKPPKB Sulbar Dorong Investasi Gizi untuk Percepatan Indonesia Emas 2045

Mamuju — sandeqnews.id — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong penguatan investasi gizi sebagai langkah strategis mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas DKPPKB Sulbar, Putri Anindy, saat menjadi narasumber pada kegiatan Analisa dan Evaluasi TUKBINJARSUS dan GALSUS Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Hotel Aflah Mamuju.

Kegiatan tersebut menghadirkan unsur Polri, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan kesehatan untuk memperkuat sinergi percepatan penurunan stunting di Sulawesi Barat, sejalan dengan misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.

Dalam pemaparannya, Putri Anindy menegaskan bahwa kualitas gizi anak menjadi fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, unggul, dan berdaya saing di masa depan.

Berdasarkan data DKPPKB Sulbar, jumlah balita stunting tahun 2025 tercatat sebanyak 19.596 kasus atau menurun 7.230 kasus dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 26.826 kasus.

DKPPKB Sulbar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat intervensi gizi, penguatan layanan kesehatan dasar, serta sinergi lintas sektor guna menciptakan generasi Sulawesi Barat yang sehat dan produktif menuju Indonesia Emas 2045.

Share this content:

Post Comment