Bapenda Sulbar Tindaklanjuti Hasil Pengawasan Itjen Kemendagri untuk Optimalisasi PAD

Mamuju — sandeqnews.id — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat menghadiri Exit Meeting Tim Pemeriksa Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia terkait pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Theater Kantor Gubernur Sulbar, Rabu (13/5/2026), tersebut dihadiri Sekretaris Bapenda Sulbar, Fahri Yusuf, sebagai perwakilan perangkat daerah.

Dalam hasil pengawasan, tim pemeriksa menyoroti sejumlah hal penting terkait pengelolaan pendapatan daerah, termasuk penetapan target pajak yang dinilai belum sepenuhnya berbasis pada data potensi riil di lapangan.

Selain itu, pengawasan juga menyoroti tunggakan Pajak Air Permukaan (PAP) dari sejumlah perusahaan serta optimalisasi penagihan pajak alat berat yang masih memiliki potensi besar meningkatkan PAD Sulbar.

Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan akan menjadi perhatian serius untuk memperkuat pengelolaan pendapatan daerah yang lebih optimal dan akuntabel.

Menurutnya, penguatan pengawasan dan validasi data pajak daerah menjadi langkah penting dalam mendukung arah kebijakan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan kemandirian fiskal daerah.

Share this content:

Post Comment