SATGAS MBG SULBAR KEBUT SERTIFIKASI HIGIENE SPPG, BARU 45,61 PERSEN TUNTAS

Mamuju- sandeqnews.id— Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat koordinasi percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Kamis (23/4/2026), yang dipusatkan di Kantor Dinas Pangan Sulbar dan diikuti secara daring.

Rapat tersebut melibatkan lintas sektor, mulai dari Dinas Pangan, Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten, DPMPTSP, Satgas MBG kabupaten, UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), hingga pengelola SPPG se-Sulawesi Barat.

Koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi sebelumnya terkait sejumlah SPPG yang mengalami suspend dalam pelaksanaan Program MBG, sehingga diperlukan percepatan pemenuhan standar higiene sanitasi agar layanan kembali berjalan optimal.

Program MBG dinilai sejalan dengan arah pembangunan daerah yang diusung Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, melalui konsep Panca Daya, khususnya dalam upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia yang sehat dan produktif.

Kepala Dinas Pangan Sulbar, Suyuti Marzuki, menegaskan bahwa SLHS menjadi aspek krusial dalam menjamin keamanan pangan. Dari total 171 SPPG di Sulbar, baru 78 unit atau 45,61 persen yang telah tersertifikasi, sementara 93 lainnya masih dalam proses, dengan capaian tertinggi di Pasangkayu dan terendah di Mamuju Tengah.

Untuk mempercepat capaian tersebut, disepakati penguatan kerja sama antara Dinas Kesehatan dan Labkesda dalam pengujian sampel makanan dan air, pembenahan oleh mitra SPPG sesuai rekomendasi, serta peningkatan inspeksi kesehatan lingkungan secara berkala dengan pelaporan rutin ke Sekretariat Satgas MBG Sulbar.

Share this content:

Post Comment