Ribuan Jamaah dan Ulama Nusantara Hadiri Haul Habib Alwi bin Sahl di Campalagian

Polewali Mandar – sandeqnews.id — Ribuan jamaah dari berbagai daerah tumpah ruah di Masjid Besar Campalagian untuk memperingati haul Habib Alwi bin Sahl, Sabtu (…). Acara berlangsung khidmat dengan rangkaian pembacaan manaqib, tausiyah, dan doa bersama.

Panitia mewakili keluarga besar, Said Usman Umar, menegaskan bahwa haul ini bukan sekadar mengenang Habib Alwi, tetapi juga ulama besar Campalagian lainnya seperti KH Abdul Hamid dan Haji Muhammad Amin yang dimakamkan di kompleks Masjid Besar Campalagian. “Kita ingin generasi muda tetap meneladani perjuangan ulama dan menjaga ukhuwah islamiyah,” ujarnya.

Acara semakin semarak dengan kehadiran tokoh penting dari berbagai daerah. Hadir langsung Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud, Kepala Kanwil Kemenag Sulbar yang juga Ketua PWNU, serta Prof. Dr. Salih dari Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. Wakil Gubernur Sulawesi Barat juga menyampaikan salam kerinduan kepada jamaah meski berhalangan hadir.

Dari kalangan ulama dan pesantren turut hadir: Pimpinan Pondok Nahdliyah Campalagian, Pondok Darul Habib Campalagian, Pondok Darul Habib Ujung Lero, Ketua Rabithah Alawiyah Mandar, Imam Masjid Syuhada Polewali, Imam Masjid Wonomulyo, serta para pengurus majelis taklim se-Campalagian.

Selain jajaran ulama dan tokoh masyarakat, hadir pula habaib serta keluarga besar Habib Alwi dari Kalimantan, Surabaya, dan Makassar. Partisipasi lintas daerah ini menegaskan kuatnya ikatan kecintaan kepada ulama serta tradisi keilmuan di Mandar.

Rangkaian acara mencakup 4 sesi pembacaan manaqib yang dipimpin secara bergiliran, diikuti jamaah dengan khusyuk. Seluruh rangkaian berjalan tertib dan penuh kekhidmatan hingga memasuki sesi tausiyah.

Dalam tausiyahnya, Prof. Dr. Salih menekankan pentingnya kembali mencintai ilmu agama dan menjadikan kitab sebagai pegangan. Ia mengingatkan generasi muda agar tidak larut dalam gawai. “Jika ulama dahulu tidur beralaskan Al-Qur’an dan kitab, anak-anak kini tidur ditemani HP. Ini harus kita luruskan,” pesannya.

Bupati H. Samsul Mahmud menegaskan komitmen pemerintah daerah mendukung kegiatan keagamaan, termasuk menggagas pengenalan Al-Qur’an dan sejarah Rasulullah pada awal jam pelajaran di jenjang SD–SMP. Kepala Kanwil Kemenag/Ketua PWNU juga menekankan persatuan umat dan menyatakan dukungan agar haul ini terus berlanjut tiap tahun.

Haul yang telah rutin digelar sejak tahun 2000 ini kembali menjadi momentum mempererat persaudaraan sekaligus menghidupkan tradisi keilmuan di Mandar. Panitia menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat Campalagian—khususnya Bonde—seraya berharap kegiatan ini dapat dikaji menjadi agenda tahunan resmi pemerintah da

Share this content:

Post Comment