Program Sulbar Digital, Internet Gratis Akhiri Tradisi Warga Desa Losso Berburu Sinyal ke Gunung

Mamuju – sandeqnews.id –Program Sulbar Digital di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka membawa perubahan nyata. Dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika, fasilitas internet gratis tidak hanya mempermudah kerja pemerintahan desa, tetapi juga mengakhiri keterisolasian komunikasi warga di daerah terpencil.

Kepala DiskominfoSS, Muhammad Ridwan Djafar, menyampaikan jaringan ini menjadi dasar transformasi yang menyentuh pendidikan, kesehatan, sistem pemerintahan berbasis elektronik, hingga penguatan ekonomi masyarakat. Ia mengakui masih ada tantangan berupa wilayah tanpa jangkauan atau sinyal lemah, dan hal ini menjadi prioritas penanganan selanjutnya.

Data per Februari 2026 mencatat ada 82 desa atau sekitar 12,65 persen wilayah yang belum terlayani; terdiri dari 57 desa kosong total dan 25 desa dengan kualitas sinyal rendah. Melalui pelaksanaan program secara luas tahun ini, kondisi tersebut perlahan namun pasti mulai berubah, salah satunya yang paling terasa di Desa Losso.

Sebelumnya, warga harus berjuang menempuh medan berat demi mendapatkan akses. Nahda, salah satu penduduk, menceritakan kebiasaan yang bertahun‑tahun dilakukan: “Dulu kami biasa naik ke gunung, tapi semenjak ada jaringan ini Alhamdulillah semuanya sudah berubah jauh lebih baik.

” Kemudahan serupa dirasakan juga oleh aparat desa. Sekretaris Desa Losso, Takbir, menyatakan sangat terbantu dalam mengurus administrasi dan laporan yang sering kali mendesak. Kini dokumen dapat dikirim kapan saja dan langsung sampai, tanpa lagi harus keluar desa atau menunggu waktu yang lama.

Pemerintah provinsi bergerak beriringan dengan data pusat dan penempatan fasilitas di titik krusial. Targetnya jelas: membebaskan seluruh 82 desa yang masih tertinggal agar terhubung sepenuhnya, demi mewujudkan pelayanan publik yang makin cepat, sederhana, dan terbuka.

Share this content:

Post Comment