Kampus, BNN, dan Dinkes Ungkap Masalah Kesehatan Mental dan Zat Berbahaya di Sekolah
Mamuju – Sandeqnews.id–Dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025, Universitas Wallacea bekerja sama dengan BNN Sulbar, Dinas Kesehatan Mamuju, dan Kelurahan Mamunyu menggelar skrining di SMP Negeri 6 Mamuju.
Sebanyak 50 siswa diperiksa terkait paparan rokok, alkohol, serta dicek kondisi kesehatan mentalnya, menggunakan dua alat ukur global: ASSIST dan SDQ.
Hasilnya, 28 siswa terdeteksi pernah mencoba zat tertentu seperti rokok, alkohol, bahkan inhalan. Sementara itu, 27% siswa alami masalah emosional, dan 19% terganggu secara perilaku atau sosial.
Tim pelaksana terdiri dari mahasiswa KKN Universitas Wallacea yang telah dilatih, didampingi langsung dosen keperawatan jiwa dan tenaga kesehatan profesional.
Perwakilan BNN menyebut data ini jadi dasar untuk intervensi kebijakan di sekolah. “Bukan untuk menakuti, tapi untuk membuka mata kita bersama,” ujarnya.
Dinas Kesehatan menambahkan, kesehatan mental adalah benteng pertama mencegah adiksi. Sementara pihak kampus menyebut kegiatan ini adalah kontribusi konkret perguruan tinggi.
Sebagai penutup, siswa membacakan deklarasi anti-narkoba, menonton video refleksi, dan menyanyikan Mars BNN sebagai simbol komitmen menciptakan sekolah sehat
Share this content:



Post Comment