Ketua Umum KKMSB Kunjungi Asrama Mahasiswa Sulbar di Jakarta, Serap Aspirasi SANDEK
Jakarta – sandeqnews.id — Ketua Umum Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB), Dr. H. Muhammad Zain, M.Ag., mengunjungi Asrama Mahasiswa Sulawesi Barat di Jakarta, Jumat (17/7/2026). Kunjungan tersebut mendapat apresiasi dari Serikat Nasional Akademisi Sulawesi Barat (SANDEK) karena dinilai menjadi momentum penting dalam menyerap langsung aspirasi mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di ibu kota.
Ketua SANDEK, Irwan, mengatakan kehadiran Muhammad Zain menunjukkan kepedulian terhadap kondisi mahasiswa Sulawesi Barat di perantauan. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya membutuhkan dukungan moral, tetapi juga perhatian terhadap berbagai kebutuhan penunjang pendidikan dan fasilitas asrama. “Kami mengapresiasi kehadiran Ketua Umum KKMSB di asrama mahasiswa Sulbar. Beliau hadir dan mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan serta persoalan mahasiswa,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya kebutuhan pengadaan mobiler asrama dan peningkatan dukungan terhadap mahasiswa. Irwan menilai respons positif Muhammad Zain terhadap aspirasi tersebut menjadi bukti kepedulian KKMSB dalam mendukung kenyamanan dan keberlangsungan pendidikan mahasiswa Sulawesi Barat di Jakarta.
Selain persoalan fasilitas, mahasiswa juga mengeluhkan masih minimnya dukungan beasiswa. Hakiki, mahasiswa yang tergabung dalam SANDEK, mengatakan masih banyak mahasiswa asal Sulawesi Barat di Jakarta yang belum memperoleh bantuan pendidikan. Ia berharap KKMSB dapat menjadi jembatan komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat agar kebutuhan mahasiswa, khususnya terkait beasiswa, mendapat perhatian lebih serius.
Muhammad Zain menyatakan telah mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi mahasiswa, baik terkait kondisi asrama maupun kebutuhan pendidikan. Ia juga menyatakan kesiapannya membantu menjembatani komunikasi mahasiswa dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan pesan tentang pentingnya kemampuan beradaptasi tanpa kehilangan jati diri sebagai masyarakat Mandar. Ia mengibaratkan karakter orang Mandar seperti air yang mampu menyesuaikan diri dengan wadahnya, namun tetap memiliki sifat dan esensi yang sama.“Sipa’na Tomandar malai tia sipobau’ dianggannana seuwa-seuwa. Diebar lao di uwai, turu’i lao di tokko ma’benru’, tappa’da pole disipa’ uwainna,” ujar Muhammad Zain. Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tetap menjadikan tanggung jawab akademik sebagai prioritas utama.
SANDEK menilai kunjungan Ketua Umum KKMSB tersebut menjadi langkah positif dalam memperkuat komunikasi antara mahasiswa Sulawesi Barat di Jakarta dengan KKMSB. Diharapkan, pertemuan itu menjadi awal dialog yang berkelanjutan sehingga berbagai aspirasi mahasiswa dapat terus diperjuangkan demi mendukung peningkatan kualitas pendidikan generasi muda Sulawesi Barat.
Share this content:




Post Comment