Tekan Angka Stunting, Dinas Pangan Sulbar Gelar Bimtek Pola Makan B2SA di Majene
Majene–Sandeqnews.id – Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat melalui Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pola Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). Kegiatan berlangsung di Aula Pertemuan Desa Adholang Dhua, Kabupaten Majene, pada Kamis (2/7/2026), sebagai upaya mendukung percepatan penanganan stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem di daerah.
Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, yang terus mendorong penguatan ketahanan pangan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Bimtek ini menyasar berbagai unsur mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, agar pemahaman mengenai pola konsumsi sehat semakin luas dan terimplementasi dengan baik.
Kepala Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat Suyuti Marzuki diwakili Kepala Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Nugroho Hamid, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis meningkatkan kapasitas para pemangku kepentingan. Tujuannya agar mereka mampu mengedukasi masyarakat dengan tepat mengenai pentingnya menerapkan pola konsumsi B2SA dalam kehidupan sehari-hari.
“Penerapan pola konsumsi yang sehat diharapkan dapat meningkatkan kualitas gizi keluarga, menekan angka stunting, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan berkelanjutan di Sulawesi Barat,” ujar Nugroho saat membuka kegiatan.
Peserta yang hadir terdiri dari unsur Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Majene, Tim Penggerak PKK desa, kepala desa dan lurah, kader Posyandu, serta petugas gizi dari Desa Adholang Dhua dan Desa Baru. Selain mendapatkan materi, peserta juga diminta menyampaikan data balita stunting dan ibu menyusui guna memperkuat basis data intervensi yang lebih tepat sasaran.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pangan Daerah berharap sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, TP PKK, dan kader Posyandu semakin kuat. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.
Share this content:




Post Comment