Ikuti FGD Kemenkeu, BPKAD Sulbar Perdalam Strategi TKD dan Peningkatan PAD

Mamuju — sandeqnews.id — Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat mengikuti Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini membahas pengalokasian Dana Transfer ke Daerah (TKD) serta strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

FGD tersebut diikuti secara daring dan melibatkan pemerintah daerah se-Sulawesi Barat. Forum ini menjadi sarana koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat kebijakan fiskal yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Dalam pembahasan, sejumlah isu strategis menjadi perhatian, di antaranya formulasi Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Transfer Khusus (DTK), hingga optimalisasi potensi pendapatan daerah. Materi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan daerah.

BPKAD Sulbar menilai kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif terkait kebijakan transfer pusat. Hal ini menjadi bekal dalam merumuskan kebijakan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Upaya ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai menjadi kunci dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

Melalui keikutsertaan dalam FGD ini, diharapkan pengelolaan keuangan daerah di Sulawesi Barat semakin optimal. Peningkatan PAD dan penguatan kapasitas fiskal menjadi langkah penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Share this content:

Post Comment