Hardiknas 2026, Gubernur Suhardi Duka Fokus Tangani Anak Putus Sekolah di Sulbar
Mamuju – andeqnews.id — Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka anak putus sekolah saat memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional 2026 tingkat provinsi, Sabtu. Isu ini dinilai masih menjadi tantangan serius yang membutuhkan penanganan terarah dan berkelanjutan.
Usai pelaksanaan upacara, Suhardi Duka mengungkapkan bahwa angka putus sekolah di Sulbar masih cukup tinggi dengan berbagai faktor penyebab. Selain persoalan ekonomi, kondisi sosial seperti kenakalan remaja juga menjadi pemicu anak-anak tidak melanjutkan pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sulbar pun menargetkan sekitar 550 anak dapat kembali mengenyam pendidikan pada tahun 2026. Program ini akan dijalankan melalui kolaborasi dengan dinas pendidikan serta pemerintah kabupaten di seluruh wilayah Sulawesi Barat.
Menurutnya, target tersebut merupakan langkah awal sebelum memperluas jangkauan program. Ke depan, Pemprov Sulbar akan melakukan pendataan dan penyisiran lanjutan dengan sasaran hingga sekitar seribu anak untuk dikembalikan ke bangku sekolah.
Sebagai bentuk dukungan, pemerintah menyiapkan berbagai bantuan, mulai dari pembiayaan pendidikan hingga perlengkapan sekolah. Upaya ini diharapkan mampu mengurangi beban ekonomi keluarga serta mencegah anak-anak terlibat dalam pekerjaan di usia dini.
Selain itu, Suhardi Duka menekankan bahwa mempekerjakan anak di bawah umur bertentangan dengan aturan dan harus dicegah. Ia menegaskan bahwa pemenuhan hak pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan sinergi lintas sektor untuk memastikan tidak ada anak yang kehilangan akses pendidikan.
Share this content:




Post Comment