Peringati Hari DBD, RSUD Sulbar Gencarkan Edukasi Cegah Penyebaran Demam Berdarah

Mamuju- sandeqnews.id— Menyambut peringatan Hari Demam Berdarah setiap 22 April, RSUD Provinsi Sulawesi Barat mengintensifkan edukasi kepada masyarakat melalui kegiatan penyuluhan kesehatan di lingkungan rumah sakit, Senin (20/4).

Kegiatan yang digelar di ruang tunggu pendaftaran ini melibatkan pasien dan keluarga pasien, dengan tujuan meningkatkan pemahaman tentang bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD) serta langkah pencegahannya.

Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) menjadi penggerak utama dalam kegiatan ini, dengan menghadirkan materi edukatif yang mudah dipahami dan interaktif bagi peserta.

Dalam penyampaian materi, dr. Tezya Devanagari menjelaskan bahwa DBD merupakan penyakit akibat virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, yang masih menjadi ancaman serius di wilayah tropis seperti Indonesia.

Ia juga menguraikan gejala umum DBD seperti demam tinggi mendadak, nyeri kepala, nyeri otot, hingga munculnya bintik merah, serta mengingatkan tanda bahaya yang membutuhkan penanganan medis segera.

Direktur RSUD Sulbar, dr. Musadri Amir Abdullah, menegaskan bahwa upaya pencegahan dapat dimulai dari langkah sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan dan rutin memberantas sarang nyamuk, sebagai bagian dari komitmen bersama meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Share this content:

Post Comment