Kolaborasi dengan BPS RI, Sulbar Fokuskan Intervensi Berbasis Data Presisi

Jakarta – sandeqnews.id—Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Bapperida terus memperkuat langkah percepatan penanganan kemiskinan ekstrem dan stunting dengan mengedepankan integrasi data yang akurat dan terukur.

Upaya tersebut diwujudkan melalui rapat teknis pemadanan data sektoral bersama Badan Pusat Statistik (BPS) RI yang berlangsung di Jakarta, sebagai bagian dari sinkronisasi program antara pemerintah pusat dan daerah.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Sulbar, Rahyati Rauf, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari komitmen kerja sama yang telah dibangun sebelumnya antara Pemprov Sulbar dan BPS.

Menurutnya, integrasi data daerah dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi langkah penting agar intervensi program dapat lebih tepat sasaran, khususnya di tingkat desa dan kelurahan.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga dibahas sejumlah aspek teknis, termasuk pemanfaatan teknologi untuk mempercepat proses sinkronisasi data serta memastikan keamanan informasi sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan monitoring dan evaluasi agar pemanfaatan data benar-benar berdampak pada penurunan angka kemiskinan dan stunting di Sulawesi Barat.

Share this content:

Post Comment