Usai Apel Kesiapsiagaan, Kalaksa BPBD Sulbar Diskusi Penanganan Kekeringan dan Karhutla Bersama Bupati Mamuju dan Forkopimda
MAMUJU — Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, melakukan diskusi penting bersama Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi serta unsur Forkopimda. Pertemuan berlangsung segera setelah pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan Darurat Bencana Cuaca Ekstrem Kekeringan dan Kebakaran Hutan serta Lahan dampak El Nino di Lapangan Ahmad Kirang, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Pemerintah Kabupaten Mamuju, serta seluruh pemangku kepentingan daerah. Sinergi ini sangat dibutuhkan guna menghadapi risiko bencana yang berpotensi muncul akibat perubahan cuaca yang tidak menentu.
Kalaksa BPBD Sulbar menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini dilaksanakan sesuai arahan tegas Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka. Intinya, seluruh unsur pemerintah dan pihak terkait wajib terus menjaga tingkat kesiapan yang tinggi, memperlancar komunikasi, serta mempererat sinergi dalam menghadapi segala bentuk ancaman bencana.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas hal‑hal mendasar seperti kesiapan personel lapangan, kerja sama lintas sektor, serta berbagai langkah antisipasi yang terukur. Fokus utama pembahasan diarahkan pada penanganan dampak kekeringan serta potensi kebakaran hutan dan lahan yang mungkin terjadi di wilayah Kabupaten Mamuju.
Muhammad Yasir Fattah menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan penuh kepada pemerintah kabupaten dalam segala upaya penanggulangan bencana yang diperlukan. Komitmen ini dibangun agar daerah tidak merasa berjuang sendirian dalam menghadapi situasi yang sulit.
“Kesiapsiagaan harus terus dijaga tetap kuat, baik melalui pemantauan kondisi wilayah secara rutin, penguatan koordinasi, ketersediaan sumber daya yang memadai, maupun respons cepat apabila terjadi keadaan darurat,” tegas Yasir Fattah.
Share this content:




Post Comment