Bukan Sekadar Melaut! 30 Nelayan Mamuju Naik Kelas Lewat Bimtek SKPI
MAMUJU – Sebanyak 30 nelayan perwakilan Kabupaten Mamuju mengikuti Bimbingan Teknis Sertifikat Keterampilan Penanganan Ikan di Kampung Nelayan Merah Putih, Kamis 27 Agustus 2026. Kegiatan ini menegaskan bahwa profesi nelayan tidak hanya mengandalkan pengalaman melaut saja, tetapi juga membutuhkan standar kompetensi yang sah.
Langkah ini selaras program prioritas Pemprov Sulawesi Barat guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia pesisir serta memperkuat ekonomi rakyat.Kegiatan diselenggarakan oleh BPPMHKP Mamuju bersama PPS Kendari dalam rangka pengembangan kapasitas pelaku usaha kelautan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Safaruddin hadir membuka kegiatan.Ditemani narasumber berkompeten, ia menekankan bahwa sertifikasi bukan sekadar administrasi, melainkan kunci peningkatan mutu dan pelestarian sumber daya laut yang berharga.
“SKPI penting agar ikan kita bermutu tinggi dan siap bersaing hingga pasar ekspor.Lebih dari itu, hentikan cara‑cara merusak. Laut adalah warisan anak cucu, bukan untuk dihabiskan sekarang,” tegasnya menyampaikan pesan perlindungan lingkungan.
SKPI adalah bukti kompetensi resmi yang mengatur penanganan mulai teknik pendaratan, pencucian, penyortiran hingga penyimpanan yang tepat. Hal ini mencegah kerusakan cepat, menjaga kesegaran, dan secara langsung berpotensi meningkatkan nilai jual di pasar maupun industri pengolahan.
Melalui Kampung Nelayan Merah Putih ini, diharapkan lahir pelaut yang modern dan bertanggung jawab. Profesionalitas bersertifikat menjadi jalan agar hasil tangkapan diterima luas tanpa melupakan prinsip keberlanjutan ekosistem laut Sulawesi Barat.
Share this content:




Post Comment