Percepat Eliminasi TBC: Puskesmas Pamboang Fokus Perluas Terapi Pencegahan bagi Kelompok Berisiko

majene – sandeqnews.id– Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sulawesi Barat terus dorong percepatan bebas TBC melalui inovasi GARATTA TBC. Langkah nyata dijalankan Puskesmas Pamboang dengan memperkuat pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis, khususnya di Desa Bonde dan Bonde Utara, Jumat 26 Juni 2026.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut pendekatan terpadu berbasis masyarakat. Tujuannya meningkatkan kemampuan menemukan kasus, menjamin keberhasilan pengobatan, sekaligus memperlebar jangkauan perlindungan bagi mereka yang berhubungan langsung atau berisiko tinggi tertular penyakit.

Berdasarkan pemetaan, kedua desa tersebut masuk wilayah prioritas penguatan intervensi. Angka penemuan kasus baru masih di bawah target, masing-masing 22 persen dan 55 persen. Sementara cakupan terapi pencegahan di seluruh lokus tercatat masih nol persen, sehingga tindakan cepat sangat diperlukan guna memutus mata rantai penularan.

Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim menegaskan terapi pencegahan menjadi strategi kunci. “Kita tidak hanya berfokus mengobati yang sakit, tapi juga melindungi keluarga dan orang terdekat. Ini cara paling tepat menahan penyebaran demi mencapai target eliminasi di daerah,” ujarnya.

Keberhasilan program ini dinilai tidak bisa berjalan sendirian. Diperlukan dukungan penuh pemerintah desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta kerja sama lintas unsur sesuai semangat gerakan yang mengedepankan keterlibatan aktif seluruh elemen warga.

Langkah ini sejalan prioritas kebijakan Gubernur Suhardi Duka menempatkan kesehatan sebagai pondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Melalui upaya berkelanjutan di lokasi sasaran, diharapkan cakupan layanan meningkat tajam dan angka penularan terus turun menuju Sulawesi Barat bebas TBC.

Share this content:

Post Comment