Aksi di DPRD Sulbar Berakhir Ketegangan, Satu Kader HMI Alami Luka

Mamuju — sandeqnews.id– Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Cipayung Plus Sulawesi Barat di depan Kantor DPRD Sulawesi Barat, Selasa (23/6), berakhir ketegangan. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dilaporkan mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Sejak awal, aksi berlangsung dengan penyampaian orasi dan tuntutan kepada pemerintah pusat maupun daerah. Namun situasi mulai berubah ketika massa aksi menunggu cukup lama untuk dapat bertemu dengan pimpinan DPRD Sulbar yang diharapkan menerima aspirasi mereka.

Ketegangan meningkat saat sejumlah peserta aksi berupaya mendekati area gedung DPRD. Aparat kepolisian yang melakukan pengamanan kemudian berusaha menghalau massa, hingga terjadi dorong-mendorong antara kedua pihak di lokasi kejadian.

Dalam insiden tersebut, Aco Riswan, kader Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sulawesi Barat, mengalami luka dan sempat dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan keterangan dari pihak mahasiswa, korban mengalami luka pada bagian wajah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi maupun penyebab insiden tersebut. Diketahui, pengamanan aksi di lokasi dilakukan oleh jajaran Polresta Mamuju.

Pihak mahasiswa berharap adanya penjelasan resmi serta evaluasi terhadap pengamanan aksi agar kejadian serupa tidak kembali terulang, serta penyampaian aspirasi tetap berjalan dengan aman dan tertib.

Share this content:

Post Comment