DKPPKB Sulbar Gencarkan Edukasi Diabetes, Dorong Deteksi Dini di Masyarakat
Mamuju- sandeqnews.id—Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB Sulbar) terus memperkuat upaya promotif dan preventif dalam pengendalian penyakit tidak menular, khususnya diabetes melitus, melalui edukasi interaktif kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dikemas dalam dialog interaktif bertema “Diabetes: Cek Gula Darah Sekarang, Cegah Penyesalan di Masa Depan” yang disiarkan melalui RRI Mamuju pada Jumat (17/4/2026), menghadirkan narasumber dr. Asra Nur dan Epidemiolog DKPPKB Sulbar, Dwi Mulyana.
Dalam pemaparannya, dr. Asra Nur menjelaskan bahwa diabetes merupakan penyakit tidak menular yang sering tidak terdeteksi sejak awal, padahal prevalensinya terus meningkat dan menjadi ancaman serius kesehatan masyarakat di Indonesia.
Ia menyebutkan gejala khas diabetes atau “3P”, yakni poliuri, polidipsi, dan polifagi, kerap tidak disadari masyarakat. Karena itu, deteksi dini melalui pemeriksaan gula darah secara rutin menjadi langkah penting untuk pencegahan.
Masyarakat juga didorong menerapkan pola hidup sehat melalui prinsip CERDIK, yaitu cek kesehatan rutin, berhenti merokok, rajin aktivitas fisik, diet seimbang, istirahat cukup, dan kelola stres dengan baik.
Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa edukasi kesehatan menjadi kunci utama dalam menekan angka diabetes, sejalan dengan visi pembangunan Sulawesi Barat yang diusung Gubernur Suhardi Duka dalam penguatan kualitas sumber daya manusia.
Share this content:




Post Comment