SDK Dorong ASN Sulbar Berani Ambil Keputusan di Tengah Tekanan Efisiensi 2026

Mamuju–sandeqnews.id—Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) menegaskan pentingnya keberanian aparatur sipil negara (ASN) dalam mengambil keputusan di tengah kebijakan efisiensi anggaran Tahun 2026.

Hal itu disampaikan saat memimpinrapat virtual gabungan lingkup Pemerintah Provinsi Sulbar, Senin, 5 Januari 2026.

SDK menyampaikan bahwa kondisi fiskal daerah tahun ini tidak mudah akibat adanya penyesuaian dan pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat. Namun demikian, ia menegaskan keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan melemahnya komitmen pelayanan publik.

Menurut SDK, pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan karena anggaran sektor publik tetap dialokasikan. Efisiensi, kata dia, justru harus difokuskan pada pengurangan belanja yang tidak berdampak langsung terhadap kepentingan masyarakat.

Sejalan dengan itu, Gubernur Sulbar meminta seluruh perangkat daerah menerapkan prinsip efisiensi dan ketepatan sasaran dalam penggunaan anggaran. Ia menekankan pentingnya tata kelola keuangan yang efektif, transparan, dan akuntabel.

SDK juga mengingatkan para pejabat agar tidak ragu dalam mengambil keputusan. Ia menilai sikap takut mengambil keputusan dapat menghambat jalannya pemerintahan dan mengganggu kualitas pelayanan publik.

“Setiap keputusan harus dipertanggungjawabkan. Jangan takut mengambil keputusan. Kalau takut, mundur dari jabatan. Jabatan itu amanah dan konsekuensinya harus siap ditanggung,” tegas SDK.

Share this content:

Post Comment