Pemkesra dan BPBD Sulbar Sinkronkan Perizinan Alat Deteksi Gempa Bantuan JICA

Mamuju– sandeqnews.id—Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat menerima koordinasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulbar terkait rencana pemasangan alat deteksi gempa bantuan Japan International Cooperation Agency (JICA) Japan.

Koordinasi tersebut diterima langsung Kepala Bagian Pemerintahan Biro Pemkesra Setda Sulbar, Muh. Dhany Sadry, dan berlangsung di Ruang Kerja Bagian Otonomi Daerah (Otda), Selasa (6/1/2026), sebagai bagian dari penguatan kesiapsiagaan bencana di Sulawesi Barat.

Muh. Dhany Sadry menyampaikan bahwa pemasangan alat deteksi gempa merupakan langkah strategis, namun harus dilaksanakan melalui mekanisme perizinan dan koordinasi yang jelas dengan pemerintah pusat agar selaras dengan kebijakan nasional.

Ia menegaskan, pemasangan alat deteksi gempa wajib dikoordinasikan dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian Komunikasi dan Informatika guna memastikan keamanan negara dan integrasi sistem pemantauan bencana secara nasional.

Menurutnya, langkah ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik serta meningkatkan perlindungan dan keselamatan masyarakat dari risiko bencana.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Biro Pemkesra Setda Sulbar, Murdanil, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terbuka terhadap kerja sama internasional, termasuk dengan JICA Japan, sepanjang dilaksanakan sesuai regulasi, prinsip kehati-hatian, serta mengedepankan kepentingan nasional dan keberlanjutan daerah.

Share this content:

Post Comment