Awal Tahun 2026, Damkar Polman Tetap Siaga Layani Masyarakat Meski Peralatan Terbatas

Polewali Mandar – sandeqnews.id—Memasuki awal tahun 2026, UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polewali Mandar (Damkar Polman) terus menunjukkan kesiapsiagaan tinggi dalam melayani masyarakat, meski sejumlah posko kecamatan masih menghadapi keterbatasan peralatan penyelamatan.

Pada Sabtu malam (03/01/2026), regu dari Posko Damkar Tinambung dengan dukungan dua personel dari Posko Induk Matakali berhasil mengevakuasi sarang tawon Vespa di Desa Napo, Kecamatan Limboro. Evakuasi dilakukan dengan penyemprotan racun serangga dan berhasil diselesaikan tanpa menimbulkan korban.

Kepala UPTD Damkar Polman, Imran, S.IP., M.M., menyatakan bahwa seluruh posko tetap siaga penuh. “Walaupun peralatan rescue masih terbatas di beberapa wilayah, petugas berkomitmen hadir cepat dan memastikan keselamatan warga,” ujarnya.

Damkar Polman saat ini mengoperasikan empat posko aktif, yakni Posko Induk Matakali, Posko Tinambung, Posko Campalagian, dan Posko Wonomulyo. Beberapa posko masih kekurangan alat dasar seperti jaket pelindung, tali evakuasi, helm, serta perlengkapan penyelamatan lainnya, sehingga personel dari Posko Induk sering turun langsung membantu operasi lapangan.

Meski menghadapi keterbatasan, Damkar Polman terus menjaga profesionalisme. Setiap laporan kejadian kini terdokumentasi sebagai data operasional yang akan menjadi dasar analisis pelayanan publik ke depan. Hal ini sejalan dengan modernisasi kehumasan berbasis data yang diterapkan Pemkab Polman, agar setiap tindakan penyelamatan mendukung literasi keselamatan dan transparansi pemerintahan.

Pelayanan Damkar Polman menjadi bagian penting dari visi “Polewali Mandar Sehat, Cerdas, dan Maju” (ASSAMI) yang digagas Bupati H. Samsul Mahmud dan Wakil Bupati Hj. Andi Nursami Masdar. Melalui pelayanan cepat dan aman, Damkar Polman memastikan setiap aksi di lapangan memiliki nilai menyelamatkan warga dan mendukung pembangunan daerah.

Share this content:

Post Comment