RSUD Hajjah Andi Depu Polewali Mandar Raih Penghargaan Fasilitas Kesehatan Berkomitmen Peringkat Kedua 2025
Polewali Mandar – SandeqNews.id – RSUD Hajjah Andi Depu Kabupaten Polewali Mandar menerima penghargaan Fasilitas Kesehatan Berkomitmen Peringkat Kedua Tahun 2025 dari Kedeputian Wilayah IX BPJS Kesehatan. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen rumah sakit dalam mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui pelayanan profesional sekaligus pengembangan kompetensi tenaga kesehatan.
Kedeputian Wilayah IX BPJS Kesehatan, yang membawahi Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku, menilai fasilitas kesehatan berdasarkan profil FASKES, implementasi janji layanan, transformasi mutu layanan, pengelolaan permintaan informasi dan pengaduan (PIPP), upaya pencegahan kecurangan, serta inovasi dan praktik terbaik rumah sakit.
Penilaian mencakup wawancara dan pemaparan Direktur RSUD Hajjah Andi Depu, dr. Andi Syafrudin, mengenai strategi peningkatan layanan dan pengembangan SDM melalui pelatihan, workshop, dan program edukasi internal bagi tenaga medis dan non-medis. Hasil evaluasi menempatkan RSUD Hajjah Andi Depu di peringkat kedua kategori RS kelas B, menegaskan konsistensi pelayanan dan komitmen pendidikan bagi tenaga kesehatan.
Direktur RSUD Hajjah Andi Depu menyatakan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa rumah sakit akan terus mengoptimalkan inovasi pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat kapasitas SDM melalui pendidikan dan pelatihan, untuk memastikan layanan berkualitas dan berkelanjutan bagi peserta JKN.
Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh tenaga kesehatan dan manajemen rumah sakit untuk terus meningkatkan profesionalisme, inovasi, dan kompetensi SDM, sehingga pelayanan kesehatan tidak hanya efektif, tetapi juga berbasis pendidikan dan pengembangan kapasitas internal.
BPJS Kesehatan berharap penghargaan ini menjadi contoh bagi fasilitas kesehatan lain di Sulawesi Barat dan sekitarnya untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memberdayakan tenaga kesehatan melalui pendidikan, sehingga program JKN dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Share this content:




Post Comment