Awas Perangkap Video Call! Satu Ketukan “Berbagi Layar” Bisa Bobol Rekening Anda
Polewali Mandar –Sandeqnews.id- Masyarakat kembali diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan digital yang kini semakin berkembang. Salah satu teknik terbaru yang digunakan pelaku adalah memancing korban untuk menekan fitur “berbagi layar” saat melakukan panggilan video.
Koordinator Center Komunitas Informasi Masyarakat (CIM) Polman, Ami Faisal, ST, mengungkapkan bahwa dirinya hampir menjadi korban ketika pelaku mengaku sebagai operator kantor pertanahan. Pelaku mengarahkan langkah demi langkah hingga tiba pada permintaan untuk menekan fitur screen sharing.
Menurut Ami Faisal, jika instruksi tersebut diikuti, pelaku dapat melihat seluruh aktivitas di ponsel korban secara langsung. Hal ini sangat berbahaya karena dapat memperlihatkan informasi sensitif seperti PIN, password mobile banking, hingga proses transaksi perbankan.
Ia menegaskan bahwa tidak ada instansi resmi yang meminta masyarakat melakukan berbagi layar untuk keperluan layanan apa pun, termasuk pelayanan sertifikat digital. Permintaan seperti itu patut dicurigai sebagai upaya penipuan.
CIM Polman mengimbau masyarakat agar tidak melayani panggilan video dari nomor tidak dikenal, tidak mengikuti permintaan berbagi layar, serta selalu memastikan kebenaran informasi melalui kantor resmi jika ada pihak yang mengatasnamakan instansi pemerintah.
Pihaknya juga mengajak warga untuk segera melapor jika menemukan atau mengalami modus serupa, agar upaya penipuan dapat dicegah secara lebih luas di Kabupaten Polewali Mandar.
Share this content:




Post Comment