Free Palestine Network Desak Presiden Prabowo Suarakan Stop Genosida Palestina di Panggung Dunia PBB
JAKARTA- Sandeqnews.id – Puluhan massa yang tergabung dalam Free Palestine Network (FPN) menggelar aksi simpatik di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (21/9/2025). Aksi ini digelar sebagai bentuk solidaritas bagi rakyat Palestina sekaligus mendesak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar menggunakan forum Sidang Umum PBB untuk menyerukan penghentian genosida yang masih berlangsung di Palestina.
Massa mulai berkumpul sejak pukul 08.00 WIB dengan mengenakan pakaian serba hitam. Mereka membawa bendera Palestina berukuran besar yang berkibar di sekitar Bundaran HI. Sepanjang aksi, peserta berulang kali meneriakkan seruan lantang seperti “Free Free Palestine” dan “Stop Genocide in Palestine”, menggema di tengah keramaian CFD Jakarta.
Koordinator aksi menegaskan, suara Indonesia harus lebih tegas di panggung internasional. Menurutnya, Presiden Prabowo memiliki mandat moral dan dukungan rakyat untuk tampil sebagai pemimpin dunia yang berani menyerukan penghentian genosida Palestina. “Pak Prabowo, rakyat Indonesia mendukung penuh agar Anda menyuarakan stop genosida di Sidang Umum PBB. Dunia tidak boleh lagi bungkam,” ujarnya dalam orasi.
Sekretaris Jenderal FPN, Furqon, menyebut aksi ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang dilakukan serentak di sejumlah kota lain, antara lain Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, Kendari, Pekanbaru, hingga Majene. “Palestina adalah utang sejarah bangsa Indonesia sejak Konferensi Asia-Afrika 1955. Satu-satunya bangsa yang hadir saat itu dan belum merdeka hingga kini adalah Palestina,” tegasnya.
FPN juga menilai, langkah Indonesia tidak boleh hanya bergantung pada Dewan Keamanan PBB yang kerap terhambat hak veto Amerika Serikat. “Harus ada inisiatif seluruh negara anggota PBB untuk menghentikan genosida sekarang juga. Presiden Prabowo bisa memimpin seruan itu,” tambah Furqon.
Pemilihan lokasi CFD, menurut FPN, bertujuan menjangkau masyarakat luas sekaligus menggalang tanda tangan dukungan moral kepada Presiden. “Meski Presiden sudah bertolak ke PBB melalui Tokyo, kami ingin pesan ini sampai. Suara rakyat harus terdengar hingga forum internasional,” ucapnya.
Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Meski arus lalu lintas di Jalan M.H. Thamrin sempat tersendat akibat massa memenuhi kawasan Bundaran HI, situasi tetap terkendali.
Share this content:




Post Comment