Tokoh Luyo Dorong Sejarah Assitaliang Dibukukan untuk Generasi Mendatang
Polewali Mandar– sandeqnews.id– Event kebudayaan dan Expo UMKM bertajuk Assitaliang yang akan digelar pada 26–30 Agustus 2025 di Lapangan Sport Center HSM, Desa Mapilli Barat, Kecamatan Luyo, tidak hanya menghadirkan hiburan dan pameran usaha, tetapi juga memunculkan pesan penting tentang pelestarian sejarah daerah.
Tokoh masyarakat Luyo, Ir. Khairuddin, menekankan bahwa sejarah Assitaliang yang mempertemukan 14 kerajaan di Sulawesi Barat perlu dilestarikan dalam bentuk karya tulis. Menurutnya, warisan sejarah akan lebih bermakna bila terdokumentasi dengan baik dan bisa menjadi bahan pembelajaran generasi mendatang.
“Kegiatan ini jangan hanya sekadar seremoni. Perlu ada warisan nyata, misalnya sejarah Assitaliang di Luyo dituangkan dalam bentuk buku atau tulisan, agar tidak punah dan bisa menjadi pembelajaran bagi generasi mendatang. Sebab, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya,” tutur Khairuddin.
Event yang mengusung tema Kabarkan Pada Semesta, Luyo Bercerita itu menyiapkan beragam kegiatan, mulai dari pagelaran seni, fashion show baju adat Mandar, lomba nyanyi solo antar sekolah, hingga senam Sumba dan penampilan artis lokal. Tidak hanya itu, puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga akan ambil bagian dengan menampilkan produk unggulannya.
Selain hiburan, kegiatan ini juga diperkaya dengan program edukatif, di antaranya Sarasehan Kebudayaan, Napak Tilas Allamungan Batu, Dialog Ekonomi Kerakyatan, serta edukasi pengelolaan sampah sejak dini. Semua rangkaian itu dirancang agar masyarakat tidak hanya menikmati hiburan, tetapi juga mendapatkan nilai pengetahuan, sejarah, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Ketua Panitia, Hasbi Waluyo, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Assitaliang Luyo diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dari sisi budaya, ekonomi kreatif, maupun penguatan identitas daerah.
“Kami ingin event ini menjadi ruang ekspresi budaya sekaligus dukungan nyata bagi pelaku UMKM. Lebih dari itu, kami berharap masyarakat juga bisa menambah wawasan tentang sejarah Assitaliang di Luyo yang menjadi momentum bersejarah bagi Sulawesi Barat,” jelas Hasbi.
Dengan menggabungkan hiburan, pameran, edukasi, hingga refleksi sejarah, Assitaliang Luyo diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan yang bukan hanya menghidupkan semangat kebudayaan, tetapi juga meninggalkan jejak bermakna bagi generasi berikutnya.
Share this content:




Post Comment