Gerak Cepat Tim SAR Polman, Petani Hilang Disisir Hingga Titik Koordinat Pegunungan
Polewali Mandar —sandeqnews.id– Tim gabungan dari Basarnas Mamuju Unit Siaga SAR Polewali Mandar bersama UPTD Damkar Polman bergerak cepat melakukan pencarian seorang warga yang dilaporkan hilang di hutan Desa Dala Timur, Kecamatan Bulo.
Korban bernama Tabori (50 tahun), petani asal desa setempat, terakhir terlihat pada Kamis (14/8/2025) saat pergi berkebun dan hingga kini belum kembali.
Laporan masuk ke Unit Siaga SAR Polman pada Selasa (19/8/2025) pukul 08.50 WITA dari relawan PMI, Syaharudin. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Basarnas segera berkoordinasi dengan UPTD Damkar Polman dan menggelar apel singkat sebelum menuju lokasi.
Kepala Koordinator Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan Polman, Devis Weken, memimpin operasi bersama Kepala UPTD Damkar Polman, Imran, S.IP., M.M., yang turut menurunkan regu lengkap dengan satu armada pemadam. Basarnas sendiri mengerahkan kendaraan D-Max, sepeda motor, serta perlengkapan navigasi, medis, dan komunikasi.
Pencarian difokuskan pada titik koordinat 3°13’48.84″S – 119°9’5.63″E dengan kondisi cuaca berawan dan angin 2–40 Km/Jam. Hingga sore hari, pencarian masih terus berlangsung dengan menyisir area hutan dan perkebunan sekitar.
“Keselamatan jiwa adalah prioritas utama kami. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan Bapak Tabori,” ujar Devis Weken.
Sementara itu, Kepala Damkar Polman, Imran, menegaskan pihaknya siap mendukung penuh upaya pencarian ini. “Kolaborasi dengan Basarnas adalah kunci keberhasilan operasi SAR. Seluruh personel kami siap siaga,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar menyatakan dukungan penuh terhadap misi kemanusiaan ini. Perkembangan pencarian akan terus dilaporkan secara berkala.
Share this content:




Post Comment