Di Tengah Bully-an Netizen, Bungasna Somba Dielu-elukan Syamsul Samad

Mamuju –sandeqnews.id- Ketua Dewan Pengarah Sandeq Silumba 2025, Syamsul Samad, memberi apresiasi khusus kepada perahu tradisional Bungasna Somba yang finis terakhir pada etape Sandeq Silumba tahun ini. Meski menjadi sorotan warganet dan tak sedikit yang melontarkan komentar negatif, Syamsul justru mengangkat Bungasna Somba sebagai simbol keteguhan dan tanggung jawab.

“Saya melihat banyak tanggapan di media sosial, ada yang memuji, ada pula yang membully. Tapi bagi saya, Bungasna Somba punya nilai yang berbeda,” ujar Syamsul Samad.

Menurutnya, keteguhan Bungasna Somba dalam menyelesaikan seluruh etape lomba adalah bukti komitmen dan integritas para awaknya. Dalam kondisi mental yang tertekan, mereka tetap bertahan hingga garis akhir.

“Dalam kondisi sulit, mereka tidak menyerah. Itulah keteguhan yang patut diapresiasi. Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan khusus kepada Bungasna Somba,” tegas Syamsul.

Ia juga menekankan, Sandeq Silumba bukan semata ajang adu kecepatan, melainkan ruang untuk menjaga dan melestarikan budaya bahari Sulawesi Barat. Karena itu, setiap perahu yang bertahan hingga garis finis sudah menunjukkan kontribusi penting dalam menjaga tradisi.

“Bungasna Somba telah mengajarkan kita bahwa keteguhan lebih berharga daripada sekadar peringkat. Bagi saya, mereka adalah pahlawan,” pungkasnya.

Share this content:

Post Comment