Budianto Rawat Pasien dari Rumah ke Rumah Tanpa Dibiayai Negara, Demi Kesehatan Warga

Polewali Mandar – sandeqnews.id — Di tengah keterbatasan layanan kesehatan yang belum sepenuhnya merata, hadir sosok Budianto, Amd. Kep., CWCCA, seorang perawat bersertifikat perawatan modern yang memilih jalan mandiri: memberikan pelayanan kesehatan dari rumah ke rumah di wilayah pedalaman Polewali Mandar, tanpa dibiayai negara.

Sejak menyelesaikan pelatihan Certified Wound Care Clinician Associate (CWCCA) pada tahun 2019, Budianto tak tinggal diam. Ia langsung turun ke masyarakat, terutama di wilayah Kecamatan Tapango, untuk merawat pasien-pasien yang mengalami kondisi tertentu dan tidak mampu mengakses fasilitas kesehatan.

Sebagian besar pasiennya adalah warga yang mengalami keterbatasan mobilitas akibat infeksi, komplikasi penyakit, atau kondisi pasca-stroke. Tak sedikit dari mereka yang hanya bisa terbaring di tempat tidur, tanpa mampu menjangkau puskesmas atau rumah sakit.

Yang menyentuh, seluruh pelayanan ini dilakukan Budianto dengan biaya pribadi, mulai dari pembelian bahan medis hingga transportasi ke rumah pasien. Belum ada bantuan dari BPJS Kesehatan maupun lembaga pemerintah lainnya.

> “Saya tidak bisa menunggu ada anggaran baru. Warga sudah butuh sekarang. Selama saya bisa bantu, saya akan datang,” ujar Budianto saat ditemui di rumah salah satu pasiennya di Desa Riso, Kecamatan Tapango, Jumat (12/07/2025).

Salah satu pasien yang merasakan langsung manfaat pelayanan ini adalah Suraiya, warga Kecamatan Tapango. Ia mengalami luka bakar akibat terkena minyak panas, yang kemudian mulai terinfeksi. Karena nyeri dan keterbatasan gerak, ia tidak bisa ke fasilitas kesehatan.

> “Awalnya saya bingung, tidak bisa jalan ke mana-mana. Tapi setelah dirawat Pak Budianto di rumah, alhamdulillah kondisi saya cepat membaik. Beliau sangat sabar dan tidak pernah hitung-hitungan,” ujar Suraiya sambil menahan haru.

Budianto mengaku pernah mengusulkan agar layanan seperti ini bisa menjadi bagian dari kerja sama BPJS, karena selain memberi manfaat langsung ke masyarakat, pendekatan home care juga dapat mengurangi rujukan ke rumah sakit, menekan angka komplikasi, dan menghemat biaya sistem jaminan kesehatan nasional (JKN).

> “Kalau ini disinergikan, lebih banyak warga bisa kita bantu. Saya sudah mulai secara mandiri, sekarang tinggal bagaimana pihak terkait membuka ruang kolaborasi,” pungkasnya

Share this content:

Post Comment