Perkuat Tata Kelola Integritas, Biro PBJ Setda Sulbar Susun Strategi Tindak Lanjut SPI 2026

Mamuju — Tim Kerja Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan langkah terstruktur pasca kegiatan Coaching Clinic Rencana Aksi Tindak Lanjut Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2026, pada Kamis (3/9/2026).

Fokus utamanya memastikan seluruh dukungan data terpenuhi secara rapi, terukur, dan sejalan dengan substansi indikator perbaikan yang ditetapkan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, yaitu memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan berkualitas.

SPI diposisikan bukan sekadar alat penilaian, melainkan landasan strategis untuk menemukan ruang pengembangan dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pemerintahan secara berkelanjutan. Kepala Biro PBJ Setda Sulbar, M. Yamin Saleh, menegaskan bahwa pemenuhan data pendukung harus dipandang sebagai bagian inti dari perbaikan sistem, bukan sekadar kewajiban administratif semata.

“Yang dibangun bukan hanya kelengkapan catatan, melainkan sistem kerja yang membuktikan bahwa pengadaan berjalan transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, setiap data harus memiliki keterkaitan yang jelas dengan rencana perbaikan yang telah disepakati,” tegasnya.

Langkah lanjutan yang disusun mencakup pembagian peran dan tanggung jawab yang jelas kepada seluruh anggota tim dalam rangka melengkapi bukti dukung yang dibutuhkan. Hal ini bertujuan memperjelas penanggung jawab setiap tugas serta mempererat koordinasi antarunsur yang terlibat.

Pendekatan sistematis ini diharapkan memperkuat keselarasan antara kebijakan, pelaksanaan lapangan, dokumentasi pembuktian, serta hasil akhir yang diharapkan dalam agenda penguatan integritas pemerintahan daerah.

Share this content:

Post Comment