Perkuat Penanganan Stunting, DKPPKB Sulbar Bersama TP PKK Gelar Intervensi Gizi dan Pemanfaatan Pekarangan Rumah Gizi di Mamuju Tengah

MAMUJU TENGAH — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat bersinergi dengan Tim Penggerak PKK menyelenggarakan kegiatan “Intervensi Gizi Bagi Anak Stunting, Remaja Putri, dan Ibu Hamil dalam Pemanfaatan Pekarangan Rumah Gizi” di Kabupaten Mamuju Tengah, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala DKPPKB yang juga pengurus TP PKK Provinsi, dr. Nursyamsi Rahim. Program kolaboratif ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah untuk menekan angka stunting secara menyeluruh dan berkelanjutan mulai dari lingkungan keluarga. Dalam arahannya, dr.

Nursyamsi Rahim menegaskan pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak masa remaja hingga kehamilan demi menjamin kelahiran generasi yang sehat, cerdas, dan bebas dari risiko stunting.

“Pentingnya pencegahan sejak dini dengan sasaran pada tiga kelompok kunci: remaja putri sebagai calon ibu, ibu hamil demi kualitas janin, serta anak yang mengalami stunting agar segera pulih gizi,” tegasnya.

Langkah ini selaras komitmen Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan pelayanan dasar kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat. Strateginya meliputi optimalisasi lahan pekarangan untuk tanaman bergizi tinggi guna mewujudkan kemandirian pangan keluarga.

Sinergi lintas sektor antara Dinas Kesehatan, TP PKK, dan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah diperkuat melalui pemantauan serta pendampingan langsung di lapangan. Diharapkan kebutuhan pangan terpenuhi mandiri sehingga kelompok sasaran memperoleh asupan gizi yang tetap dan optimal.

Share this content:

Post Comment