Perkuat Kemampuan Konten Digital, Badan Penghubung Sulbar Ikut Pelatihan Fotografi dan Film Pendek

Jakarta – sandeqnews.id– Sebagai wujud nyata peningkatan kualitas sumber daya manusia, Badan Penghubung Provinsi Sulawesi Barat turut mengikutsertakan aparaturnya dalam Workshop Fotografi Dasar dan Pembuatan Film Pendek. Acara diselenggarakan Forum Komunikasi Anjungan Daerah bekerja sama dengan Anjungan Kalimantan Selatan di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Kamis 25 Juni 2026, dan dihadiri sekitar 50 peserta dari beragam latar belakang.

Kegiatan berlangsung penuh semangat mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB dengan menghadirkan pembicara yang telah berpengalaman di bidangnya, yaitu Mochtret dari tim Fujifilm X serta sutradara Gusti Firly. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman dasar alat, cara pengambilan gambar, pengaturan cahaya, komposisi bingkai, hingga pemilihan jenis lensa yang tepat. Intinya, peserta dilatih menyusun konten yang ringan namun memiliki alur cerita yang menarik dan bermutu.

Pembelajaran tidak hanya berhenti pada teori, melainkan langsung dilanjutkan dengan sesi praktik lapangan yang seru. Panitia menyiapkan model dan properti bernuansa budaya lengkap dengan busana adat khas Kalimantan Selatan. Hal ini membuat semangat peserta semakin tinggi berusaha menghasilkan karya terbaik, sekaligus ada penghargaan khusus yang disiapkan bagi foto dan video yang dinilai paling menonjol hasilnya.

Dalam pemaparannya, Gusti Firly menekankan bahwa mengangkat tema budaya merupakan tantangan sekaligus peluang besar. Jika didukung teknik yang tepat dan skenario yang direncanakan matang, nilai warisan budaya akan tersampaikan dengan cara yang mudah diterima dan disukai masyarakat luas. Kunci keberhasilannya bisa dimulai dari format yang sederhana namun dikemas dengan gagasan yang kreatif dan berbeda dari biasanya.

Kasubid Promosi, Informasi, dan Investasi, Nurul Farasmy, menyampaikan kegiatan ini sangat bernilai besar bagi tim pengelola media sosial dan sistem pemerintahan berbasis elektronik di kantornya. “Ilmu yang didapatkan akan langsung diterapkan guna memperindah dokumentasi kegiatan pimpinan dan meningkatkan kualitas tampilan publikasi kita. Langkah ini selaras program Panca Daya Gubernur Suhardi Duka mencetak SDM yang unggul dan berkarakter,” ujarnya.

Ia juga menegaskan semangat belajar harus terus dijaga agar aparatur tetap memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun global. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari penerapan sistem manajemen talenta dan pola karir berbasis prestasi. Tujuannya jelas: memastikan posisi strategis diisi oleh orang yang tepat, sehingga percepatan pembangunan berjalan lancar dan terbentuklah kader pemimpin birokrasi yang tangguh di masa depan.

Share this content:

Post Comment