BPKAD Sulbar Matangkan Data Pajak untuk Dukung Studi Pinjaman SMI
Mamuju — sandeqnews.id — Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah guna melengkapi dokumen Feasibility Study (FS) rencana pinjaman daerah kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI.
Koordinasi tersebut dilakukan melalui rapat bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulbar yang membahas data bagi hasil pajak rokok dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun 2019 hingga 2026. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Bidang Anggaran dan Bina Kabupaten BPKAD Sulbar, Rabu 6 Mei 2026.
Rapat dipimpin Kepala Bidang Anggaran dan Bina Kabupaten BPKAD Sulbar, Abd. Kuddus, didampingi Plt Kasubbid Anggaran dan Bina Kabupaten Wilayah II, Amir Hamzah. Data yang dihimpun disebut menjadi bagian penting dalam analisis kemampuan fiskal daerah untuk mendukung proses pengajuan pinjaman SMI.
Abd. Kuddus menjelaskan, koordinasi tersebut telah dilakukan beberapa kali guna memastikan seluruh data yang dibutuhkan benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, akurasi data pajak sangat menentukan dalam proses penilaian kemampuan fiskal daerah oleh pihak SMI.
Sementara itu, Kepala BPKAD Sulbar, Mohammad Ali Chandra, menegaskan penyusunan FS bukan sekadar memenuhi syarat administratif, tetapi menjadi instrumen penting dalam memastikan rencana pinjaman daerah tetap feasible dan tidak membebani keuangan daerah di masa mendatang.
Melalui penyusunan dokumen yang matang dan berbasis data akurat, Pemprov Sulbar berharap rencana pinjaman tersebut dapat mendukung percepatan pembangunan infrastruktur serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Sulawesi Barat.
Share this content:




Post Comment