Evaluasi IKM, Badan Penghubung Sulbar Perkuat Layanan Publik Lebih Responsif dan Modern
Jakarta — Sandeqnews.id — Badan Penghubung Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat evaluasi Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) pada Selasa, 5 Mei 2026, di Jakarta. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.
Evaluasi dilakukan menyusul berbagai masukan dan keluhan yang disampaikan melalui beragam kanal, mulai dari media sosial hingga layanan langsung di Wisma Sulbar, pelayanan pimpinan, serta anjungan daerah. Seluruh aspirasi tersebut menjadi bahan penting dalam memperbaiki sistem pelayanan yang dinilai masih perlu penyempurnaan.
Badan Penghubung Sulbar menegaskan komitmennya untuk terus membenahi sarana, prosedur, dan standar layanan agar lebih sederhana, cepat, serta berbasis kebutuhan pengguna layanan. Perbaikan ini juga diarahkan untuk menghadirkan pelayanan yang profesional bagi aparatur yang bertugas di Jakarta.
Langkah tersebut sejalan dengan program Pancadaya yang diusung Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel serta meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat.
Kepala Badan Penghubung Sulbar, Gemilang Sukma, menegaskan bahwa pelayanan publik merupakan fungsi utama pemerintah yang harus terus ditingkatkan. Ia menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap laporan IKM sebagai instrumen untuk mengukur kepuasan masyarakat sekaligus dasar dalam merumuskan perbaikan layanan.
Menurutnya, IKM menjadi indikator penting dalam menilai keberhasilan reformasi birokrasi. Melalui survei yang mengukur persepsi masyarakat terhadap layanan yang diterima, hasil IKM diharapkan mampu menjadi acuan dalam meningkatkan mutu pelayanan secara berkelanjutan di seluruh unit kerja.
Share this content:




Post Comment