Ratusan Pengemudi Bentor Polman Datangi DPRD, Sampaikan Aspirasi Soal Dampak Kehadiran Ojol

Polewali Mandar – sandeqnews.id — Ratusan anggota Komunitas Bentor Polewali Mandar mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Polewali Mandar, Jumat (7/8/2026), untuk menyampaikan aspirasi terkait kehadiran layanan ojek online (ojol) yang dinilai berdampak terhadap pendapatan para pengemudi bentor di daerah tersebut.

Dalam penyampaian aspirasi, salah seorang perwakilan pengemudi bentor mengatakan bahwa sejak layanan ojol mulai beroperasi di Kabupaten Polewali Mandar, pendapatan para pengemudi bentor mengalami penurunan. Kondisi tersebut dinilai memengaruhi mata pencaharian para pengemudi yang selama ini menggantungkan penghasilan dari jasa transportasi bentor.

Pembina Komunitas Bentor Indonesia (KMBI), Muhammad Fadly Jallai, meminta DPRD Kabupaten Polewali Mandar untuk memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut. Menurutnya, aspirasi para pengemudi bentor perlu ditindaklanjuti agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar di tengah masyarakat.

Fadly menegaskan bahwa kehadiran komunitas bentor di DPRD bukan semata-mata untuk menyatakan penolakan terhadap keberadaan ojek online. Menurutnya, pertemuan tersebut bertujuan menyampaikan aspirasi sekaligus memperjuangkan keberlangsungan para pengemudi bentor yang selama ini menjadi bagian dari layanan transportasi masyarakat di Polewali Mandar.

Aspirasi yang disampaikan mendapat tanggapan dari pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Polewali Mandar yang menerima perwakilan massa. Pihak DPRD menyatakan siap menerima serta mengawal aspirasi para pengemudi bentor sesuai mekanisme yang berlaku, sekaligus membuka ruang dialog untuk mencari solusi yang dapat mengakomodasi kepentingan seluruh pihak.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun komunikasi antara para pengemudi bentor, pemerintah, dan para pemangku kepentingan lainnya. Dengan demikian, solusi yang dihasilkan nantinya diharapkan mampu menjaga keberlangsungan mata pencaharian pengemudi bentor sekaligus memperhatikan perkembangan layanan transportasi di Kabupaten Polewali Mandar.

Share this content:

Post Comment