Benih Padi Unggul 31 Ton Siap Didistribusikan, Dorong Produksi dan Cegah Stunting di Sulbar

Polewali Mandar — sandeqnews.id — Upaya memperkuat ketahanan pangan di Sulawesi Barat kembali diperkuat melalui kesiapan distribusi benih padi unggul yang diproduksi UPTD Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH). Puluhan ton benih bermutu kini telah dikemas dan siap disalurkan kepada petani.

Kegiatan pengemasan dilakukan pada Selasa (5/5/2026) di gudang benih BBTPH dengan ukuran kemasan 5 kilogram. Setiap karung benih telah dilengkapi label sertifikasi resmi sebagai jaminan mutu, memastikan benih tersebut layak tanam dan sesuai standar kualitas.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendukung program ketahanan pangan daerah sekaligus selaras dengan arah kebijakan pembangunan pertanian di tingkat nasional. Ketersediaan benih unggul dinilai sebagai fondasi utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

Kepala UPTD BBTPH, Nasaruddin, menjelaskan bahwa benih yang disiapkan terdiri dari sejumlah varietas unggulan seperti Mekongga, Ciliwung, Ciherang, Inpari 32, hingga IR Nutrizinc. Varietas terakhir disebut memiliki nilai lebih karena kandungan zinc yang bermanfaat dalam mendukung perbaikan gizi masyarakat.

Total benih yang telah dikemas mencapai 31 ton dan diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan tanam hingga 1.240 hektare lahan sawah. Jumlah ini diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus mendukung kesejahteraan petani di daerah.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Sulbar, Hamdani Hamdi, mengapresiasi langkah BBTPH tersebut. Ia menegaskan bahwa penyediaan benih berkualitas merupakan strategi kunci dalam meningkatkan produksi sekaligus berkontribusi pada program nasional, termasuk penanganan stunting. Ke depan, pemerintah akan terus mendorong keberlanjutan produksi dan distribusi benih agar kebutuhan petani tetap terpenuhi.

Share this content:

Post Comment