DKPPKB Sulbar Perkuat Sistem Data Gizi, Percepat Penanganan Stunting di Daerah

Mamuju- sandeqnews.id—Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB Sulbar) menggelar Pertemuan Penilaian Kualitas Data Rutin dan Pemanfaatan Data bagi Pengelola Program Gizi Kabupaten dan Puskesmas Angkatan II di Mamuju, 16–19 April 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemprov Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dalam memperkuat tata kelola data gizi sebagai dasar utama percepatan penurunan stunting di daerah.

Kepala Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas, Putri Anindy, yang mewakili Kepala DKPPKB Sulbar dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa kualitas data merupakan fondasi penting dalam menentukan arah kebijakan intervensi gizi yang tepat sasaran.

Pertemuan ini diikuti 104 peserta dari kabupaten dan puskesmas se-Sulawesi Barat, dengan fokus pada evaluasi data rutin, peningkatan kapasitas analisis, serta pemanfaatan data dalam perencanaan program gizi yang lebih responsif terhadap kondisi lapangan.

Dalam sesi diskusi dan praktik, peserta juga dilatih menginterpretasi indikator gizi termasuk stunting, guna memperkuat kemampuan teknis dalam memastikan validitas dan akurasi data yang dilaporkan ke sistem.

Melalui penguatan ini, DKPPKB Sulbar menegaskan komitmennya membangun sistem data gizi yang terintegrasi dan berkelanjutan, sebagai dasar pengambilan kebijakan kesehatan yang lebih efektif untuk menurunkan angka stunting di Sulawesi Barat.

Share this content:

Post Comment