Perluas Akses Listrik Bagi Warga Kurang Mampu, Program Pemberdayaan Energi Sulbar Libatkan Pelaku Usaha Migas
Mamuju—sandeqnews.id—Upaya pemerataan akses listrik bagi warga yang belum terjangkau terus digalakkan. Dinas yang menangani urusan energi dan sumber daya mineral menggelar sosialisasi program PELITA Sulbar kepada para pelaku usaha minyak dan gas bumi secara daring melalui Zoom, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan dipimpin Kepala Bidang Ketenagalistrikan Qamaruddin Kamil mewakili Kepala Dinas. Turut hadir perwakilan PT Pertamina wilayah Sulbar, serta para pengusaha SPBU, agen LPG, dan SPBE yang tergabung dalam Hiswana Migas Sulbar.
Program PELITA Sulbar bertujuan memperluas jangkauan aliran listrik kepada rumah tangga kurang mampu dan keluarga terdampak stunting. Kini masih ada sekitar 36.000 kepala keluarga yang belum menikmati sambungan listrik mandiri, sehingga dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan.
Qamaruddin Kamil menyampaikan keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan utama. Oleh karena itu, keterlibatan pelaku usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan sangat diharapkan. Hal ini juga sejalan amanat UU No. 40 Tahun 2007 yang mewajibkan perusahaan yang bergerak di bidang sumber daya alam melaksanakan kegiatan sosial dan lingkungan.
Pelaku usaha di sektor migas termasuk dalam kategori yang terikat kewajiban tersebut. Partisipasi dapat berupa penyambungan listrik gratis bagi warga yang benar-benar membutuhkan. Pemerintah bertindak sebagai koordinator mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pemantauan agar tepat sasaran.
Mekanisme penyaluran bantuan telah dijelaskan secara rinci. Program ini menyasar desa-desa terpencil yang masuk dalam peta kerawanan kemiskinan berbasis data PASTIPADU, sebagai langkah nyata mewujudkan kesejahteraan merata bagi seluruh warga Sulbar.
Share this content:




Post Comment