Dukcapil Sulbar Jemput Bola Aktivasi IKD, ASN-PPPK Disiapkan Jadi Agen Perlinsos
Mamuju—sandeqnews.id—Dukcapil Sulbar bergerak cepat percepat kepemilikan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Lewat layanan jemput bola, ASN maupun PPPK disasar bergantian mengaktifkan KTP digital sekaligus disiapkan menjadi Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos). Langkah ini tindak lanjut Surat Edaran Gubernur No. 43 Tahun 2026 guna pastikan penyaluran bansos makin tepat sasaran dan tidak salah alamat.
Kepala Dukcapil Sulbar Muhammad Jaun menjelaskan aktivasi IKD menjadi syarat sekaligus pintu masuk resmi sebelum pegawai terdaftar sebagai Agen Perlinsos. Meski berstatus relawan tanpa honorarium, peran mereka sangat krusial memvalidasi warga yang benar-benar membutuhkan bantuan di lingkungannya.
“Integrasi IKD akan hubungkan data kependudukan dengan pajak, perbankan, hingga kepemilikan aset. Verifikasi penerima bansos berjalan otomatis lewat sistem, sehingga mencegah manipulasi,” ujar Jaun.
Target mencakup 450.000 Kepala Keluarga di seluruh Sulbar. Dukcapil tak berjalan sendiri — sinergi dibangun bersama Polda, Korem, Pemkab, hingga aparat desa dan kecamatan agar gerakan IKD menyebar luas dan masif.
Layanan jemput bola bergulir ke tiap OPD secara berkala. Senin (28/9) giliran Dinas KominfoSS, dilanjutkan Dinas Sosial siang hari, lalu Dinas Tanaman Pangan sore harinya. Jadwal OPD lain akan menyusul bergiliran.
Bagi yang akan aktivasi, Dukcapil ingatkan bawa ponsel dengan jaringan aktif, nomor telepon & email yang masih dipakai, serta KTP-el atau NIK.
Share this content:




Post Comment