DKPPKB Sulbar Perkuat Transformasi Digital melalui Sosialisasi Aplikasi Fleksi Tahap III

Mamuju — sandeqnews.id — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong penguatan transformasi digital demi tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan adaptif terhadap kemajuan teknologi. Komitmen ini diwujudkan melalui Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Fleksi Tahap III yang dilaksanakan pada Rabu, 9 September 2026 — upaya meningkatkan pemahaman serta kompetensi seluruh aparatur dalam memanfaatkan layanan digital guna mendukung tugas dan administrasi pemerintahan di lingkungan dinas.

Kegiatan menghadirkan tim dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Daerah Provinsi Sulawesi Barat sebagai narasumber sekaligus pendamping teknis. Hal ini sejalan dengan semangat Panca Daya, khususnya pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter — arah pembangunan di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka. Pemanfaatan teknologi dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas aparatur, mempercepat proses kerja, serta mendorong tata kelola pemerintahan yang semakin transparan, efektif, dan akuntabel.

Sosialisasi dibuka oleh Jabbar yang menekankan pentingnya pemahaman serta penguasaan aplikasi digital dalam mendukung tugas sehari-hari. Menurutnya, transformasi digital memerlukan kesiapan sumber daya manusia agar setiap aplikasi yang dikembangkan pemerintah dapat dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan dilanjutkan pemaparan materi oleh Irhadi, Pranata Komputer Ahli Pertama, yang menjelaskan dua hal utama — penggunaan Aplikasi Fleksi dan layanan ASN Sulbar — secara terinci mulai dari tahapan awal hingga langkah pengoperasian.

“Dalam pertemuan ini ada dua pembahasan, yaitu penggunaan Aplikasi Fleksi dan ASN Sulbar. Untuk Aplikasi Fleksi, kami menjelaskan secara terinci langkah-langkah penggunaannya agar peserta dapat memahami setiap tahapan dengan baik,” jelas Darna. Setelah pemaparan, berlangsung sesi diskusi dan tanya jawab di mana peserta menyampaikan pertanyaan, kendala, maupun persoalan teknis yang dihadapi — tim DiskominfoSS memberikan penjelasan sekaligus solusi langsung.

Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan kegiatan ini bertujuan membentuk budaya kerja yang digital, profesional, efektif, dan inovatif sekaligus meningkatkan kemampuan aparatur beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Penguatan ini diharapkan tidak berhenti pada sosialisasi, melainkan diterapkan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas serta pelayanan kepada masyarakat.

Dengan dukungan sumber daya manusia yang semakin kompeten dan adaptif terhadap teknologi, DKPPKB Sulbar berkomitmen mewujudkan visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera melalui tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik yang semakin berkualitas, cepat, dan tepat sasaran bagi seluruh masyarakat.

Share this content:

Post Comment