Bringas! 25 Sandeq Rusak di Etape Pamboang–Polman, Panitia dan Lanal Mamuju Lakukan Evakuasi
Polewali Manfar- – sandeqnews.id— Sebanyak 25 sandeq mengalami kerusakan saat mengikuti etape kedua Sandeq Silumba 2026 dengan rute Pantai Pamboang, Kabupaten Majene, menuju Pantai Bahari, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Minggu 27 September 2026.
Kerusakan tersebut membuat 25 sandeq tidak mampu menuntaskan rute hingga garis finis dengan kemampuan sendiri. Perahu-perahu tersebut kemudian mendapat bantuan dari perahu yang disiapkan panitia bersama Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Mamuju.
Selain bantuan panitia dan Lanal Mamuju, sejumlah sandeq juga dibantu perahu pendamping masing-masing dengan cara ditarik atau ditonda hingga mencapai garis finis.
Atas kondisi tersebut, masing-masing sandeq yang gagal menuntaskan etape kedua mendapat nilai 80 dari panitia. Rute Pantai Pamboang menuju Pantai Bahari Polman menjadi salah satu etape yang cukup berat bagi para peserta.
Dari total 80 peserta, sebanyak 55 sandeq berhasil menuntaskan rute dan masuk garis finis secara bergantian. Sementara 25 sandeq lainnya mengalami kerusakan dan tidak mampu menyelesaikan etape dengan kemampuan sendiri.
Ke-25 sandeq tersebut yakni Teluk Mandar, Tunas Muda, Nirwana Mandar, Sinar Banggae, Tunas Mekar, PT Lindo Lindo Mariri, Walet Bahari Sejati, Surya Persada, Kun Fayakun, Anging Mammiri, Cahaya Al Fatih, Kilat Al Sudais, Cahaya Bintang Bahtera, Mandar Al Attas, Sinar Berlian, Dewi Lanjar, Cahaya Sulbar, Paindo Maraya, Palapa Karema, Cahaya Pammase, Lenterana Sendana, Anutta, Mesa Kanne, Cahaya Ulang Mesa, serta Sapina Tunnaja. Dengan bantuan panitia, Lanal Mamuju dan perahu pendamping, seluruh sandeq yang mengalami kendala berhasil dievakuasi hingga garis finis.
Share this content:




Post Comment