Kalaksa BPBD Sulbar Raih Dua Penghargaan pada Penutupan PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Mamuju – Sandeq news. id – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan pada penutupan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan Lembaga Administrasi Negara berlangsung di Makassar, Jumat (31/7/2026).
Pelatihan berlangsung sejak 30 Maret hingga 31 Juli 2026. Berdasarkan piagam yang diterima, Muhammad Yasir Fattah berhasil meraih penghargaan kategori The Best Innovation Display dan The Best Content Creator. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas inovasi serta kemampuan komunikasi dalam menyajikan proyek perubahan selama mengikuti rangkaian pelatihan.
Keberhasilan ini tak lepas dari proyek perubahan yang diusungnya, yaitu Desa Tangguh Bencana (DESTANA) Berbasis Kolaborasi. Inovasi tersebut mengedepankan kerja sama berbagai pihak untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana, sekaligus meningkatkan tata kelola penanggulangan bencana di Sulawesi Barat.
Muhammad Yasir Fattah menyampaikan penghargaan ini merupakan hasil kerja keras bersama seluruh jajaran BPBD Sulbar serta dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangan program tersebut. “Penghargaan ini saya persembahkan untuk Pemprov Sulawesi Barat dan seluruh keluarga besar BPBD Sulbar,” ujarnya.
Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi yang bermanfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mewujudkan desa-desa yang tangguh menghadapi bencana. Langkah ini juga sejalan dengan arahan Gubernur Suhardi Duka yang terus mendorong seluruh perangkat daerah untuk berinovasi, memperkuat sinergi lintas sektor, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pencapaian ini membuktikan bahwa dengan kerja sama dan pemikiran yang kreatif, penanggulangan bencana dapat dikelola secara lebih terencana, terpadu, dan memberikan perlindungan maksimal bagi keselamatan masyarakat Sulawesi Barat.
Share this content:




Post Comment