Komdigi Minta Masyarakat Maknai Utuh Pesan Presiden, DiskominfoSS Sulbar Dorong Penguatan Literasi Digital
Mamuju – sandeqnews.id– Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital Fifi Aleyda Yahya meluruskan kiasan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto bukanlah tudingan terhadap profesi atau kelompok tertentu, melainkan peringatan agar bangsa tidak terpengaruh narasi pesimisme yang meragukan masa depan Indonesia.
Kementerian Komdigi mengimbau seluruh masyarakat memaknai pesan tersebut secara utuh guna menjaga semangat optimisme nasional yang terus dibangun bersama.
Merespons hal itu, Kepala DiskominfoSS Sulbar Muhammad Ridwan Djafar menyatakan siap mendukung penuh arahan tersebut, sejalan dengan kebijakan Gubernur Suhardi Duka agar pemerintah hadir merespons dinamika publik dan menjaga kepercayaan masyarakat.
Ridwan menjelaskan kecepatan informasi di ruang digital menuntut kewaspadaan masyarakat agar lebih kritis, cermat, dan bijak sebelum menerima maupun menyebarkan berita yang beredar.
Ia mengajak seluruh unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, dan pers sebagai mitra strategis bersinergi menjaga ruang publik tetap sehat, kondusif, dan terbebas dari penyebaran informasi yang tidak benar.
Langkah ini menjadi upaya bersama memperkuat literasi digital sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan di tengah arus informasi yang semakin berkembang pesat.
Share this content:




Post Comment