Dampak Pelemahan Rupiah Terasa hingga Mahasiswa, di Madura Mereka Patungan Beras untuk Bertahan

Madura – sandeqnews.id – Dampak pelemahan nilai rupiah dan tekanan ekonomi disebut turut dirasakan kalangan mahasiswa di Madura. Kondisi tersebut mendorong sebagian mahasiswa untuk menerapkan strategi bertahan hidup dengan pola yang lebih hemat di perantauan.

Sejumlah mahasiswa dilaporkan harus menekan pengeluaran harian untuk mencukupi kebutuhan dasar. Dalam situasi tersebut, mereka bahkan memilih untuk mengatur pola makan secara ketat sebagai salah satu cara menghemat biaya hidup.

Selain itu, solidaritas antar mahasiswa juga terlihat dalam bentuk patungan untuk membeli kebutuhan pokok, seperti beras dan bahan makanan lainnya. Langkah ini dilakukan agar kebutuhan dasar tetap terpenuhi di tengah keterbatasan ekonomi.

Kondisi ini menunjukkan bagaimana tekanan ekonomi tidak hanya berdampak pada masyarakat umum, tetapi juga kelompok mahasiswa yang hidup jauh dari keluarga dengan dukungan finansial terbatas.

Di tengah situasi tersebut, kebersamaan antar mahasiswa menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan hidup sehari-hari. Sistem saling membantu ini menjadi bentuk adaptasi sosial di lingkungan perantauan.

Fenomena ini sekaligus menjadi potret bagaimana dinamika ekonomi nasional berdampak hingga ke kehidupan mahasiswa di daerah, khususnya dalam aspek pemenuhan kebutuhan pokok.

Sumber: Kompas.com, 9 Juni 2026

Share this content:

Post Comment